Mencari Pelangi

Taman Nasional Ujung Kulon: Pulau Peucang

Ini kali ketiga saya ikut wisata sama rombongan yang hobi moto. Tapiii kalau di Pulau Peucang mungkin lebih asyik buat wisata pantai N ngojay di laut. Pantainya Booo… edun suredun indah bingitsss, pasirnya putih, air lautnya jernih kebiruan. Nyesel pisan ga bawa alat2 snorkel or persiapan ngojay di laut, padahal disana tuh biota lautnya cantik. Ahh…pokokna masih penasaran pengen balik lagi ke Pulau Peucang, pengen nyelem ke laut menyapa terumbu karang, nemo, bintang laut dan teman2nya… 😉

Loooh ko sy langsung cerita pantainya, kita mundur sehari sebelumnya yaa, bekicot… :/

Kita berangkat dari Jakarta sekitar jam 10 malam, dan tiba di Sumur Banten sekitar jam 5-6 pagi. Lalu kita istirahat sebentar, berkenalan satu sama lain dan sarapan. Selesai istirahat kita berjalan kaki menuju dermaga. Ehh rupanya di Sumur tidak ada dermaga, jadi untuk menuju ke Pulau Peucang kita harus naik perahu kecil sebelum naik ke kapal. Sebelum naik ke perahu kita diajak untuk melihat2 aktivitas nelayan di pasar nelayan.

Perjalanan dari Sumur ke P. Peucang menggunakan kapal kayu, memakan waktu sekitar 3 jam. Mayan lama ya… saya mah hanya diam aja duduk atau sesekali memoto dan melihat kegiatan orang lain yang bergaya ala2 Titanic di ujung Kapal… 😮

Setelah mendekati Pulau Peucang, dari atas kapal saya bisa melihat indahnya pulau yang dikelilingi pasir putih dengan pohon2 rimbun di pinggir pantai. Saat berlabuh di dermaga, saya bisa melihat gerombolan si berat, ehh gerombolan ikan berenang di bawah dermaga. Herang soca kalau kata basa sunda tea mah, liat air laut yang jernih dihiasi sekawanan ikan yang asyik berenang tanpa menghiraukan rombongan wisatawan yang kegirangan N norak seperti saya…. #kayabaruliatikanseumurhidup Haha … 😀

Wisata kali ini memang tidak banyak agendanya, jadi acaranya bebas. Ada yang asik berenang di seputar dermaga, ada yang hanya bermain pasir, ada yang berjalan2 di pantai, ada yang duduk2 di saung pinggir pantai dan ada pula yang hanya berdiam di resort. Tapi apapun kegiatannya pasti semua happy, apalagi yang bisa snorkeling, beuuuh pasti PUAS pisan. Saya mah cuma bisa ngacay melihat hasil foto biota laut di P. Peucang… sedikit kaget malah, kok bisa seindah itu didalam laut.  Sepertinya saya harus kembali ke Pulau Peucang untuk membuktikan keindahan Biota laut disana… 😀

O iya hanya ada satu agenda yang di jadwalkan disana, yaitu hunting foto sunset di Karang Copong. Untuk menuju ke Karang Copong kita harus berjalan menyusuri hutan belantara menjelang sore hari. Jalannya mayan jauh boo, mungkin sekitar 3km, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Selain peralatan motret kita juga bekel senter, karna pulangnya pasti sudah malam so sudah tidak ada cahaya matahari sama sekali alias gelap gulita N tak lupa body pake anti nyamuk karna kita bener2 masuk hutan.

Sesampainya di Karang Copong kita hanya menunggu sang surya tenggelam. Dan dengan harapan mendapat moment yang pas, semua orang dengan kameranya membidik sang surya menyentuh cakrawala…. Subhanallah, sering kali rasa takjub menyelimuti hati kala melihat ciptaanNYA yang amat sempurna.. Walaupun hasil Foto kita tak bisa memperlihatkan kesempurnaan itu… 🙂

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: