Mencari Pelangi

Gowes ke Gunung Geulis Golf

Pandemi Covid19 masih saja belum berakhir, ada sedih, ada haru, tapi biar bagaimanapun saya tetap harus berpikir positif!! Pasti ada hikmah dibalik ini semua. “Heal the world”, “Understand more about people and myself” and “What do I want to do in the future?”, itulah pelajaran yang saya dapat dari kondisi pandemi saat ini. Duuuh serius amir ya… O iya, katanya untuk meningkatkan imun agar tidak mudah terserang virus, kita harus selalu happy dan jangan larut dalam kesedihan.

Naaah, buat saya salah satu yang bisa bikin hepi selama pandemi ini adalah Gowes… Yup bersepedah di sekitar Sentul. Sebenarnya gowes sudah saya lakukan sejak lamaaa… awal tahun 2013 saya sudah punya koleksi foto gowes, yang kala itu seringnya bersepeda dari Sentul ke Warung Jambu alias ke rumah nyokap. Saya selalu memulai gowes dari rumah, bahkan rasanya saya belum pernah loading n bersepedah di luar Sentul, sampai2 saya tidah tau gimana caranya melipat seli… 😳 Gowes buat saya hanya sekedar olah raga yang menyehatkan dan bikin hepi. Tapi kadang saya juga gowes untuk kepasar, cari makan atau cari kebutuhan lainnya disekitar rumah. Dan itu sering saya lakukan sendiri sajah… kaciaaaan deh 😀

Kali ini saya akan menulis tentang gowes yang paling gres yaitu dari Sentul ke Gunung Geulis Golf. Yok kita meluncur… Start dari rumah ke arah Ah Poong, lalu belok kiri menyebrangi jembatan sungai Cikeas Ah Poong menuju Jl. Jampang. Kemudian belok kanan menuju Jl. Raya Cijulang lanjut ke Jl. Sukaraja. Awalnya mau lewat ke Panjang Jiwo, tapi karna jalannya butut, akhirnya balik arah ke Jl. Sukaraja. Setelah sampai dipertigaan mesjid Quba saya belok kiri ke Jl. Sukaraja/Jl. Cikeas Raya. Jalan dari Ah Poong sampai mesjid Quba terasa datar-datar aja. Saya melewati perkampungan dengan jalan yang tidak terlalu besar. Sisi kiri kanan jalan berderet rumah- rumah penduduk.

Lanjut dari Jl. Sukaraja/Jl. Cikeas Raya, berbelok kanan ke Jl. Ciherang Bong. Jalan ini cukup panjang dan sedikit menanjak, beberapa kali saya beristirahat untuk sarapan, ngemil atau sekedar minum. Cuaca memang aga terik bikin cepat lelah dan cepet haus. Lalu sampailah saya di pertigaan Jl. Cibedug Raden, disini saya belok kiri dan melanjutkan gowes sampai ke pertigaan Jl. Kp. Mayak lalu menyebrang sungai menuju Jl. Terusan Mayak. Jalan sudah mulai menanjak tajem, beberapa kali saya harus dorong-dorong sepeda. Lelah siiih, tapi setiap kali mo nyerah rasanya sayang sudah sejauh ini. Mungkin yang pake Road Bike N udah expert banget yg mampu gowes disini.

Jalan Terusan Mayak sebenarnya tidak terlalu panjang, pemandangan bukit-bukit sudah terlihat dari kejauhan. Makin bersemangat saya untuk cepat2 sampai ke lapangan Golf, walaupun saya sudah tak mampu gowes karna jalanan bener2 terjal. Akhirnya dengan semangat 45 saya pun sampai di lapangan Golf Gunung Geulis. Waaaah lega rasanya…. ga sia2 perjuangan saya. Ini trek terindah yg pernah saya lalui. Yup bener2 indah, wong lapangan golf yak. Bahagia rasanya bisa melihat keindahan setelah bercape-cape ria. Lupa dengan rasa lelah, haus, lapar, saya pun memulai sesi foto Haaaa…rugi rasanya kalo ga ada jejak foto disini hehe… Abaikan orang2 yang lagi main golf, atau pengendara motor yang lewat, satpam yang sedang berjaga serta anak2 yang sedang bermain….Cheeerss.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: